Foto : Ida Cokorda Pemecutan XI

 

DenpasarKabar duka menyelimuti Puri Pemecutan, dimana Pelingsir Puri Ageng Pemecutan, Ida Cokorda Pemecutan XI meninggal dunia. Cokorda Pemecutan menghembuskan nafas terkahirnya di usia 76 tahun  di kediamannya, Puri Pemecutan, Kota Denpasar pada Rabu (22/12) tepat Pukul 05.30 Wita.

 

Meninggalnya Ida Cokorda Pemecutan XI mengejutkan banyak pihaknya, terutama Partai Golkar. Mengingat, almarhum merupakan kader senior Partai Golkar. 

 

Ketua DPD I Partai Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry mengatakan, Partai Golkar Bali kehilangan figur senior di partai. Terlebih, Cok Pemecutan adalah salah satu pendiri partai berlambang Pohon Beringin di Bali. “Kita ikut berduka cita lah, merasa kehilangan tokoh partai,” katanya, Rabu (22/12).

 

Wakil Ketua DPRD Bali ini menceritakan, Cokorda Pemecutan menjadi kader Partai Golkar sejak Orde Baru pada tahun 1971 silam. Banyak sekali jabatan yang telah disandangnya selama masih aktiv. Diantaranya,  Ketua DPRD Badung, Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi Bali, hingga sebagai Anggota DPR dan MPR RI Fraksi Golkar.

 

“Beliau adalah kader Golkar sejak 1971, beliau lama berkiprah di Golkar dan terakhir sempat dipercaya sebagai ketua fraksi DPRD provinsi tahun 1982-1987,” ceritanya.

 

Untuk di kepartaian, Ida Cokorda Pemecutan sendiri terakhir kali menjabat sebagai Dewan Pertimbangan Golkar Bali saat Golkar Bali dipimpin Ketua DPD Ketut Sudikerta periode tahun 2015-2019. Namun, disaat ini istri almarhum yang duduk sebagai Dewan Pertimbangan Golkar Bali. 

 

“Istri beliau yang sekarang di Dewan Pertimbangan, beliau di Dewan Pertimbangan di era Pak Sudikerta,” ujarnya.

 

Menurutnya, selama masih aktiv di dunia politik, almarhum memiliki seni dan gaya tersendiri. Tak jarang, ia  berani mengambil sikap untuk mengkritisi para kader yang dinilainya melenceng dari doktrin karya kekaryaan Partai Golkar.

 

“Beliau dengan gayanya, stylenya tersendiri mendukung perjuangan dan tidak jarang mengkritisi Partai Golkar, tidak jarang itu hal yang pada titik tertentu bisa memperkuat eksistensi Partai Golkar,” paparnya.

 

Meski demikian, pihaknya tetap memberikan apresiasi terhadap kerja keras membesarkan partai dan jasa Ida Cokorda Pemecutan XI selama berkarir politik. “Golkar Bali sangat mengapresiasi beliau, untuk eksistensi dan perjuangan golkar melalui doktrin karya dan kekaryaan,” pungkasnya. Ry

SHARE THIS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.