Foto ; I Kadek Arimbawa

 

Denpasar-Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi dianggap sebagai upaya pemerataan pembangunan di Bali. Lain daripada itu, pembebasan lahan dengan memberikan ganti rugi kepada pemilik tanah yang akan dilewati jalan tol, tentunya akan menjadi cerita lain.

 

Hal tersebut disampaikan oleh mantan anggota DPD RI Dapil Bali I Kadek ‘Lolak’ Arimbawa. Lolak mengingatkan agar para pemilik tanah yang mendapat ganti rugi jangan sampai terlena. Harus berkaca pada Kampung Miliarder di Kabupaten Tuban Jawa Timur. Pemilik lahan yang terkena pembangunan tersebut dan diganti rugi agar uangnya dikelola dengan baik. “Masyarakat harus mengambil pengalaman dari kampung miliarder di Tuban Jawa Timur. Harus dikelola dengan baik,” katanya, Kamis (12/05).

 

Diharapkan masyarakat bisa benar-benar memutar uangnya agar lebih bermanfaat. Supaya dapat bermanfaat secara jangka panjang. Sehingga tidak digunakan untuk foya-foya yang hanya bisa dinikmati sesaat.

 

Terkait pembangunan jalan tol tersebut, Ketua DPD Hanura Bali ini menilai akan sangat berdampak positif pada perekonomian Bali. Selain itu, diharapkan juga agar UMKM bisa diperjuangkan untuk masuk dalam Jalan Tol. “Paling tidak agar disediakan tempat mereka berjualan pada titik-titik yang telah ditentukan sebagai rest area,” harapnya.

 

Terakhir, adanya Jalan Tol yang melintasi tiga kabupaten itu yakni Kabupaten Jembrana, Tabanan, dan Badung tersebut tentunya akan semakin memudahkan dan mempercepat akses perjalanan. Tak terkecuali dengan pengembangan pariwisata di kawasan Bali Barat. Ry

SHARE THIS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.